KBRN, Kefamenanu: Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Kefamenanu, Sanctus Yohanes Don Bosco, akhirnya memilih Markolindo Balibo Ketua Presidium PMKRI Cabang Kefamenanu, periode 2025-2026. Ketua Presidium tersebut terpilih dalam Rapat Umum Anggota Cabang tahun 2025, selama 3 hari, terhitung Jumat hingga Minggu (19/10/2025), di Marga Siswa PMKRI Cabang Kefamenanu.
Markolindo Balibo kepada awak media menyampaikan bahwa dalam rapat untuk memilih Ketua Presidium, berisi ratusan anggota aktif PMKRI Cabang Kefamenanu. Anggota kehadiran forum itu untuk membahas dan membahas kinerja organisasi, merumuskan rekomendasi strategi, serta memilih pengurus baru periode 2025-2026.
Selaku Nahkoda baru PMKRI Cabang Kefamenanu, Markolindo menyampaikan rasa terima kasih dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh anggota, senior, dan seluruh pihak yang selama ini mendukung perjalanan organisasi.
Arah gerakan PMKRI Cabang Kefamenanu ke depan akan fokus pada penguatan kaderisasi, advokasi publik, dan keterlibatan sosial mahasiswa dalam pembangunan daerah. “PMKRI tidak boleh berhenti sebagai organisasi intelektual di eksternal kampus. Tetapi harus menjadi suara moral bagi masyarakat yang lemah, hadir di tengah persoalan sosial, serta ikut mengawal kebijakan publik agar berpihak pada kesejahteraan rakyat”, ujar Markolindo.
Dikatakan Markolindo, program prioritas di masa kepeimimpinannya akan menitikberatkan pada peningkatan kapasitas kader, gerakan sosial berbasis masyarakat, dan advokasi kebijakan daerah di berbagai sektor.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya peran pelajar sebagai pengontrol sosial dan kekuatan moral dalam mengawal pembangunan Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU). Pemerintah daerah TTU perlu terus dikawal dan kontrol secara objektif dan konstruktif.
Ia berkomitmen untuk terus menjadi mitra kritis pemerintah daerah dalam mendorong transparansi, keadilan sosial, dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan daerah Kabupaten TTU.
Sehingga ia juga berharap agar anggota PMKRI ke depan semakin solid dan progresif dalam menjalankan fungsinya sebagai organisasi kaderisasi dan perjuangan, demi tercapainya masyarakat TTU yang adil, sejahtera, dan beriman sesuai dengan visi dan misi organisasi tercinta,” ujar Markolindo (SK).